Rabu, 11 November 2009

Kehilangan Password Root

Root adalah account dengan privilege paling tinggi dalam sistem Linux. Dengan account root, kita bisa melakukan apa saja. Lalu bagaimana kalau suatu saat kita lupa password root dan back-up-nya hilang?



Cara paling efektif adalah menggunakan boot-disk. Boot disk dapat dibuat pada saat instalasi. Jika pada saat instalasi anda tidak membuat bootdisk, dapat dilakukan dengan cara berikut :

1. Masukkan disket kosong yang sudah diformat ke dalam drive.

2. Buka konsole. cek versi kernel yang anda gunakan dengan perintah

# uname -a

Tampilan yang anda peroleh kemungkinan mempunya format seperti ini :

Linux ic.vlsi.itb.ac.id 2.4.7-10 #1 Thu Sep 6 17:27:27 EDT 2001 i686 unknown

Dalam contoh di atas, versi kernel yang digunakan adalah 2.4.7-10 .

3. Setelah menemukan versi kernel yang anda gunakan, jalankan perintah mkbootdisk dengan cara :

#mkbootdisk --device

Device floppy adalah nama floppy drive anda di sistem linux. Umumnya adalah /dev/fd0. Sehingga untuk contoh di atas saya akan menjalankan :

#mkbootdisk --device /dev/fd0 2.4.7-10

Selain itu, anda juga membutuhkan alamat partisi root anda. Untuk ini, anda musti mengerti tabel partisi yang anda miliki. Sebagai contoh adalah tabel partisi di bawah ini :

/dev/hda1 1 7 56196 83 Linux
/dev/hda2 * 8 390 3076447+ 7 HPFS/NTFS
/dev/hda3 391 1247 6883852+ f Win95 Ext'd (LBA)
/dev/hda5 391 651 2096451 6 FAT16
/dev/hda6 652 684 265041 82 Linux swap
/dev/hda7 685 812 1028128+ 83 Linux
/dev/hda8 813 1247 3494106 83 Linux

Dalam tabel partisi di atas, partisi root ada dalam /dev/hda8

Setelah anda mengumpulkan informasi ini, maka kita akan mencoba masuk sistem anda tanpa menggunakan password root. Caranya :

1. Restart komputer anda, masukkan boot-disk ke drive, dan set BIOS agar komputer pertama kali boot dari floppy drive

2. Kernel linux anda akan diboot, selanjutnya anda akan melihat tampilan sebagai berikut :

boot :

Dalam prompt yang muncul, masukkan

linux root=

Misalnya untuk contoh di atas, maka perintahnya adalah

boot : linux root=/dev/hda8

Proses kernel akan berjalan, dan jika partisi anda benar, maka voila !! anda akan langsung masuk shell

sh#

di sini anda dapat menjalankan perintah apapun, termasuk mengganti password root


Read More..

Menghentikan Proses Dari DOS Prompt

Untuk menghentikan proses (aplikasi dan service) yang sedang berjalan pada Windows seringkali dilakukan dari Windows Task Manager.Selain cara tersebut, ada cara lain yang dapat dilakukan yaitu melalui DOS Prompt. Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke dos prompt dengan mengetikkan cmd dari menu Start - Run.

Tulis tasklist dan tekan enter, maka akan tampil daftar proses yang sedang berjalan

  1. Cari nama proses yang ingin Anda stop, lalu cari nomer PID-nya.
  2. Misalnya Anda ingin menghentikan program Firefox, maka tulis: tskill 1844, lalu tekan enter.
  3. Selesai


Read More..

Rabu, 04 November 2009

Instalasi Active Directory Windows Server 2003


Microsoft Windows Server 2003 tidak akan bekerja maksimal apabila Active Directory belum diinstalasi. Semua yang berhubungan dengan

services dan domain ada dalam Active Directory ini. Jadi apabila Anda tidak menginstalasi Active Directory berarti komputer Anda hanya dijadikan Workgroup saja. Kalau dijadikan Workgroup, maka Active Directory tidak perlu diinstalasi.
Active Directory hanya bisa diinstalasi apabila sudah terpasang kartu jaringan (NIC) yang baik dan benar serta harddisk harus diformat NTFS. Untuk itu Anda harus menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dalam format NTFS.
Untuk menginstal Active Directory Microsoft Windows Server 2003 banyak caranya, bisa dengan mengetikan DCPROMO dari RUN, bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Manager Your Server. Untuk itu Anda bisa melakukan cara yang paling mudah saja.
Instalasi Active Directory
Setelah selesai menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dan tidak ada kesalahan, langkah selanjutnya adalah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1. Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
2. Pilih Add or remove a rool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
3. Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
4. Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
5. Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
6. Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
7. Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
8. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
9. Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya DATAKOM.COM
10. Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu DATAKOM
11. Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
12. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
13. Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
14. Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
15. Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya datakom2005, ketikkan sekali lagi password yang tadi, datakom2005. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
16. Klik Next untuk melanjutkan.
17. Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
18. Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
19. Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
20. Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama DATAKOM akan tampil.
21. Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.
IP Address pada Server
Sebenarnya IP Address untuk Server ini ketika proses instalasi Active Directory ditanyakan apakah akan langsung diisi atau tidak. Jika belum diisi pada saat instalasi tersebut Anda harus mengisinya.
Tujuan IP Address adalah memberi alamat untuk sebuah server atau komputer dalam suatu jaringan. Secara sederhana agar komputer dalam jaringan dapat dikenali oleh semua client dan dirinya sendiri harus diberi alamat. Alamat inilah yang dimaksud dengan IP Address. IP Address adalah nomor tertentu yang nantinya dijadikan patokan untuk memberi alamat pada Client yang ada dalam suatu jaringan LAN berbasis Client Server ataupun Workgroup.
Masalah pemberian IP Address atau pemberian alamat ini tidak bisa sembarangan, apalagi bila komputer Anda dijadikan Web Server. Maka jelas IP Address tersebut tidak asal memberikan saja, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan aturan-aturan yang ada. Dalam contoh ini saya memberi IP Address untuk Server saya bernama DATAKOM dengan nomor 192.168.53.1. Maka nomor lain untuk semua Client harus mengacu pada nomor ini, misalnya untuk Client harus mulai dari nomor 192.168.53.11 sampai 192.168.53.100 atau sesuai dengan jumlah komputer yang akan dikoneksikan ke jaringan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai IP Address dan TCP/IP Anda bisa membaca buku saya tentang IP Address dan TCP/IP.
Jika ada dua server atau lebih Anda bisa menggunakan Child Domain (CDC) atau Primery Domain (PDC). Bahkan apabila Anda menginginkan backup juga bisa ditambahkan Backup Domain Controller (BDC), namun yang terakhir tidak saya jelaskan dalam buku ini.
Kemudian kalau Anda akan memasang ada dua server yang segmennya berbeda, maka Anda harus memberi IP dua segmen, artinya server A dengan nomor misalnya 192.168.53.1 dan dalam group ini semua Client harus diawali dengan IP 192.168.53.xx. Sedangkan untuk server B bisa menggunakan nomor 192.168.10.1 atau disesuaikan dengan kebutuhan, maka jika demikian nomor IP untuk Client group ini harus diawali dengan IP nomor 192.168.10.xx. Sedangkan untuk Subnet mask-nya adalah 255.255.255.0. Untuk mengetahui mengenai golongan IP Address ini Anda bisa membacanya di bagian sebelumnya.
Lalu kalau Anda mau menggabungkan dua server yang berbeda segmen, maka salah satu server harus dijadikan Router. Caranya Anda tidak perlu membeli Router melainkan cukup menambah 1 (satu) lagi kartu jaringan atau NIC di salah satu Server yang ada, misalnya di Server A dengan IP disesuaikan dengan server yang dijadikan Router tersebut.
IP Address
Agar komputer Server Anda bisa dikenali, maka harus diberi alamat berupa IP Address. Prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
1. Dari Desktop klik kanan mouse tepat di atas indikator LAN di sudu kanan layar Anda. Setelah itu akan tampil kotak dialog Local Area Connection Status. Atau Anda bisa masuk melalui tombol Start, lalu pilih Connect to dan pilih Show all connection. Setelah itu klik kanan tepat di atas Local Area Connection dan pilih Properties.
2. Pilih dan klik Properties. Setelah itu akan tampil jendela Local Area Connection Properties akan tampil.
3. Klik Show icon in taskbar when connected untuk menampilkan tanda Local Area Connection di taskbar
4. Klik Internet Protocol (TCP/IP)
5. Klik Properties. Setelah itu akan tampil kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties
6. Klik Use the following IP Address
7. Ketikkan di kolom IP Address 192.168.53.1
8. Klik tab di papan ketik
9. Kolom Subnet mask tidak perlu Anda isi, dengan menekan tab Subnet mask 255.255.255.0 secara otomatis sudah terisi
Mengisi DNS Server
Untuk mengisi DNS services ini bisa langsung di tab General di kolom Preferred DNS server. Namun demikian Anda juga bisa menggunakan cara yang akan saya jelaskan berikut ini:
1. Klik tab Advanced. Setelah itu akan tampil kotak dialog Advanced TCP/IP Setting
2. Klik tab DNS
3. Klik Add
4. Ketikkan 192.168.53.2 pada kolom di bawah DNS server
5. Klik Add
6. Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut
7. Klik OK
8. Klik OK sekali lagi untuk menutup kotak dialog Local Area Connection Properties sekaligus menyimpan ketentuan seting yang telah Anda lakukan
Coba periksa apakah pekerjaan Anda telah sukses atau belum. Caranya ketikkan PING 192.168.53.1 dari RUN Anda harus mengonfigurasi dan memeriksa kartu jaringan (NIC) atau LAN Card, kabel dan lain-lain yang digunakan dalam komputer Anda. Sampai di sini penjelasan mengenai instalasi Active Directory ini. Keterangan dan settings yang berhubungan dengan Active Directory akan saya jelaskan di bagian selanjutnya.

Read More..

Edisi Windows Server 2003


Edisi Windows Server 2003 terdiri atas beberapa produk yang berbeda, yakni sebagai berikut:

• Windows Server 2003 Standard Edition
• Windows Server 2003 Enterprise Edition
• Windows Server 2003 Datacenter Edition
• Windows Server 2003 Web Edition
• Windows Small Business Server 2003
• Windows Storage Server 2003
1. Standard Edition
Windows Server 2003, Standard Edition adalah sebuah versi Windows Server 2003 yang benar-benar "dasar", dengan fitur-fitur yang umumnya dibutuhkan oleh sebuah server untuk melayani klien-kliennya di jaringan. Edisi ini diterbitkan untuk menggantikan Windows 2000 Server dan Windows NT 4.0 Server yang telah lama malang melintang.
Fitur yang diusung oleh Windows Server 2003, Standard Edition adalah sebagai berikut:
• Fitur standar sebuah server: file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (seperti Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya).
• Domain Controller server.
• PKI (public key infrastructure) server.
• Domain Name System (DNS).
• Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP).
• Windows Internet Name Service (WINS).
• Windows Terminal Services, meski kurang ideal untuk diimplementasikan dalam jaringan skala besar akibat adanya limitasi prosesor dan memori.
• Mendukung pembagian beban jaringan, meski tidak dapat digunakan sebagai sebuah cluster.
Dengan fitur-fitur di atas, Windows Server 2003 Standard Edition jelas ditujukan sebagai fondasi bagi platform jaringan berbasis Windows untuk lingkungan jaringan skala menengah ke bawah, atau sebagai server yang ditujukan untuk mendukung server lainnya dalam jaringan yang lebih besar. Windows Server 2003 Standard Edition mendukung hingga empat buah prosesor fisik (prosesor logis dalam Intel HyperThreading akan dianggap sebagai satu prosesor fisik) dan mendukung RAM hingga 4 Gigabyte, serta dapat mengalamati 4 Terabyte hard disk.
2. Enterprise Edition
Windows Server 2003 Enterprise Edition adalah sebuah versi Windows Server yang memiliku semua fitur yang ditawarkan oleh Windows Server 2003 Standard Edition, ditambah dengan fitur-fitur yang meningkatakan keandalan dan skalabilitas layanan-layanannya. Windows Server 2003 Enterprise Edition ditujukan untuk menggantikan Windows 2000 Advanced Server dan Windows NT 4.0 Enterprise Server yang telah lama beredar. Windows Server 2003 Enterprise Edition menggandakan dukungan prosesor jika dibandingkan dengan Windows Server 2003 Standard Edition, dari 4 hingga 8 prosesor sekaligus. Selain itu, Enterprise Edition juga mendukung prosesor 64-bit, seperti IA-64 dan x64.
Enterprise Edition memiliki fitur-fitur berikut:
• Address Windowing Extension (AWE), yang mengizinkan sistem operasi agar mereservasikan hanya 1 GB dari memori fisik untuk digunakan oleh Windows, sehingga mengizinkan aplikasi menggunakan sisa 3 GB memori yang ada (dalam sistem x86, yang hanya mendukung 4 GB memori).
• Hot-Memory, yang mengizinkan penambahan memori ketika sistem sedang berjalan (meski hanya sistem-sistem tertentu yang mendukungnya)
• Non-uniform memory access (NUMA), yang mengizinkan Windows untuk mengakses bus-bus memori berbeda sebagai sebuah unit memori yang sama, sehingga mengizinkan delapan buah prosesor x86 yang hanya mendukung 4 GB mendukung hingga 32 GB memori (4 GB untuk tiap prosesornya).
• Teknologi Clustering, yang mengizinkan banyak server (hingga empat buah node) terlihat sebagai sebuah server oleh klien untuk kinerja atau keandalan.
• Terminal Server Session Directory, yang mengizinkan klien untuk melakukan koneksi ulang ke sebuah sistem terminal services yang didukung oleh server yang menjalankan terminal services. Sebagai contoh, dalam sebuah lingkungan dengan delapan server yang menjalankan terminal services, jika salah satu server mengalami kegagalan, klien akan secara otomatis membuat koneksi kembali ke sisa server (7) yang lainnya (yang masih berjalan dan memiliki slot klien).
3. Datacenter Edition
Windows Server 2003 Datacenter Edition adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang berbeda dari dua versi lainnya yang telah disebutkan. Edisi ini tidak dapat diperoleh secara ritel, dan harus didapatkan sebagai bagian dari kombinasi antara perangkat keras server dari sebuah vendor, semacam Hewlett-Packard atau Dell. Alasan mengapa hal ini diberlakukan adalah untuk menjaga agar sistem dapat berjalan dengan sempurna (dengan hardware yang telah ditentukan oleh manufaktur serta driver yang telah disertifikasi dapat menjadikan sistem jauh lebih stabil). Umumnya, sebelum dijual kepada konsumen, manufaktur akan melakukan pengujian terlebih dahulu terhadap server yang bersangkutan. Tujuannya agar uptime sistem yang bersangkutan bertahan 99,999%, sehingga dalam satu tahun hanya 9 jam saja mengalami downtime.
Program-program yang disertakan dalam Windows Server 2003 Datacenter Edition berfokus pada keandalan sistem operasi. Microsoft membuat beberapa persyaratan bagi OEM yang hendak menggunakan edisi dari Windows Server 2003 ini, yakni sebagai berikut:
• Semua perangkat keras yang dimasukkan ke dalam server harus memenuhi standar Microsoft dan lolos dari beberapa kali pengujian kecocokan (kompatibilitas), keandalan (reliabilitas). Hal ini diberlakukan terhadap semua perangkat keras, mulai dari prosesor, kartu jaringan, hard disk drive, dan komponen vital lainnya.
• Semua driver perangkat keras harus disertifikasi oleh Microsoft. Tentu saja, driver-driver tersebut harus lolos pengujian, yang mungkin dapat menghabiskan waktu lebih dari satu bulan
• Pengguna tidak dapat mengubah hardware server sesuka hatinya tanpa adanya pihak yang berwenang (customer support vendor server atau dari pihak Microsoft). Semua perubahan harus lolos pengujian yang disebutkan di atas.
Edisi ini mendukung hingga 32 buah prosesor (32-way SMP) dan memori hingga 64 GB pada sistem x86 serta mendukung mesin yang dikonfigurasikan secara 128-way dengan partisi yang bersifat individual. Dalam sistem IA-64, edisi ini mendukung hingga 64 buah prosesor dan memori hingga 512 Gigabyte. Selain itu, edisi ini mendukung clustering hingga delapan buah node serta pembagian beban jaringan sebagai fitur standar, serta memiliki Windows System Resource Manager yang mampu melakukan konsolidasi dan manajemen sistem.
4. Web Edition
Windows Server 2003 Web Edition adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang ditujukan khusus sebagai web server, yang menaungi beberapa aplikasi web, halaman web, dan layanan web berbasis XML. Windows Server 2003 Web Edition didesain sedemikian rupa, dengan menggunakan Internet Information Services (IIS) 6.0 sebagai infrastukturnya dan menggunakan teknologi ASP.NET untuk menangani layanan web berbasis XML dan aplikasi web lainnya.
Web server modern saat ini umumnya tidaklah dibuat dari satu mesin dengan banyak prosesor atau jumlah memori yang besar. Tetapi, umumnya dibentuk dari beberapa komputer dengan 1 CPU atau 2 CPU dengan RAM yang mencukupi. Dalam kasus ini, jika sebuah organisasi hendak menggunakan Windows Server 2003 Standard Edition, maka akan terlalu mahal (dalam beberapa kasus, justru sistem operasi yang lebih mahal daripada perangkat keras), sehingga beberapa organisasi pun berpaling ke solusi open-source semacam Linux atau Apache(yang dapat berjalan di atas Windows atau Linux) daripada menggunakan IIS yang hanya disediakan oleh Windows Server yang mahal. Sebagai respons dari kasus ini, Microsoft pun merilis Windows Server 2003 Web Edition. Untuk menekan harga, tentu saja ada yang dikorbankan: Windows Server 2003 Web Edition banyak memiliki layanan yang dibuang, termasuk di atanranya Routing and Remote Access, Terminal Services, Remote Installation Service (RIS), Service for Macintosh, dan penaungan terhadap Active Directory (tidak dapat dikonfigurasikan sebagai sebuah domain controller, meski dapat dikoneksikan ke sebuah domain Active Directory.
5. Windows Small Business Server 2003
Windows Small Business Server 2003, atau sering disebut sebagai Windows SBS, adalah sebuah edisi dari Windows Server 2003 yang ditujukan untuk pasar jaringan kecil. Harganya pun lebih murah dibandingkan dengan beberapa edisi lainnya, meski banyak yang dikorbankan, dalam teknologi jaringan yang didukung, jenis lisensi, perangkat pengembangan, dan redundansi aplikasi. Sebuah Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung hingga 75 pengguna saja.
Windows SBS didesain sedemikian rupa dengan fitur-fitur yang Microsoft anggap dibutuhkan oleh jaringan skala kecil, yang akan diimplementasikan pada server pertama mereka. Instalasi default-nya, Windows SBS akan menginstalasikan Active Directory, sebuah situs SharePoint Portal, dan Exchange Server . Selain itu, edisi ini juga menawarkan konfigurasi yang lebih mudah dalam mengatur firewall DHCP dasar dan router NAT dengan menggunakan dua buah kartu jaringan. Antarmuka manajemen sistem jaringan yang digunakannya lebih mudah digunakan dibandingkan edisi Windows Server lainnya bahkan oleh administrator yang baru sekalipun.
SBS juga dirilis dalam versi lainnya, yang disebut sebagau Windows Small Business Server 2003 Premium Edition yang mencakup semua fitur dalam Windows Small Business Server 2003 Standard Edition ditambah SQL Server 2000 dan ISA Server 2000.
Windows Small Business Server 2003 memiliki beberapa keterbatasan, yakni sebagai berikut:
• Hanya boleh ada satu komputer dalam sebuah domain yang dapat menjalankan Windows Small Business Server 2003.
• Windows Small Business Server 2003 harus berada di akar sebuah hutan Active Directory.
• Windows Small Business Server 2003 tidak dapat menerima trust dari domain lainnya.
• Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung 75 pengguna.
• Windows Small Business Server 2003 tidak mendukung domain anak.
• Windows Small Business Server 2003 hanya mendukung terminal services dalam modus remote administration.
• Setiap server tambahan harus memiliki Windows Small Business Server 2003 Client Access License (CAL), yang dapat dikonfigurasikan untuk setiap pengguna atau setiap perangkat.
6. Storage Server
Windows Storage Server 2003 adalah sebuah edisi Windows Server 2003 yang didedikasikan untuk layanan berbagi berkas dan berbagi alat pencetak Sama seperti halnya Windows Server 2003 Datacenter Edition, edisi ini juga tidak dapat diperoleh secara ritel. Umumnya, edisi ini dapat diperoleh melalui OEM dalam perangkat Network Attached Storage (NAS). Perbedaan dari sistem Windows Server lainnya yang menyediakan layanan berbagi berkas dan alat pencetak adalah bahwa Storage Server 2003 tidak membutuhkan Client Access License CAL).

Read More..

Perkenalan


Ehem……
ASSALAMUALLAIKUM……..


Kalau ada apa-apa ngga’ kenal ya g’ afdol……
Kenalin dulu ma yang poenya blog, anak-anak TKJ yg coba kembangin sayap-sayap bagi2 ilmu.
Nama kelompoknya pa ya?????kesebelasan bukan soalnya cuma 10 orang, darma wanita juga bukan soalnya ada laki-lakinya……so keputusan hakim menyatakan dan memproklamirkan sebagai ”THE SECRET COMUNITY“ Ya kalau orang GUNUNG Kidul panggilnya “Secret diningrat”……..
Abdi dalem secret community adalah:
 Arif Nur Rochmah(cewek lho…….)
 Bondan Yudya Pratama(bukan adiknya bondan prakoso)
 Isnan Muladi(empunya tkj dya ”ketua kelas maksud na”)
 Kristyawan Susanto(suka musik? Sharing sama dia)
 Kurniawan (juragan sate dari madura tapi tinggal di jogja………)
 Madiah Noor Fitriana(bukan Madinah/Maidah juga bukan Mekkah)
 Nova Sulistiyo Wibowo(diem tapi pinter,serius tapi bercanda)
 Pertiwi (nama yang singkat, sesingkat omonganya, pemalu + pendiem)
 Ryan Bayu Saputro(bukan dari Jombang tapi dari Jogja……)
 Yuli Suryanto(nggak banyak omong tapi prestasi nongol)

Ok selesai perkenalannya walaupun kelihatanya anak-anak yang nyeleneh tapi kami punya satu cita-cita dan harapan”semoga blog kami dapat bermanfaat bagi kami maupun orang lain apabila ada saran langsung diutarakan ditunggu…….”
Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Allah SWT, guru pembimbing kami, orang tua kami, dan semua pihak yang telah membantu memberikan materi dan pengetahuan pada kami.TERIMA KASIH…..



Read More..

Rabu, 28 Oktober 2009

Editor registry bawaan Windows


Dalam Windows 16-bit, terdapat sebuah komponen editor registry, yang disebut sebagai "Registration Info Editor" atau "Registration Editor". Seperti yang telah dibahas sebelumnya, bahwa registry dalam Windows 16-bit

hanya terdapat asosiasi berkas atau objek OLE dengan aplikasinya saja, maka editor registry dalam sistem ini pun hanya dapat menyunting hal tersebut saja.
Windows NT yang dirilis kemudian memperkenalkan banyak konsep baru terhadap registry Windows, seperti halnya mampu menangani beberapa sub-tree, dan juga atribut keamanan dengan access control list. Dalam Windows NT 3.1, terdapat satu editor registry, yang disebut dengan regedt32.exe, yang lebih bagus dan mampu menyunting beberapa jenis tipe data.
Windows 95 juga memperkenalkan editor registry baru, yang dibuat berbasiskan registry editor bawaan Windows NT, tetapi lebih sederhana (tidak ada atribut keamanan, dan tidak ada proteksi read-only). Registry Editor dalam Windows 95/98/ME ini disebut sebagai Regedit.exe saja.
Saat Microsoft merilis Windows NT 4.0, setelah Windows 95, di sistem operasi tersebut terdapat dua editor registry, yakni regedit.exe dan regedt32.exe. Regedit.exe merupakan bawaan Windows 95, sementara regedt32.exe merupakan bawaan Windows NT, yang diperbarui. Ada beberapa perbedaan di antara keduanya, yakni sebagai berikut:
• Regedit.exe, ditampilkan seperti halnya Windows Explorer, dengan root-directory dengan nama My Computer dan akan menampilkan semua sub-tree yang dimuat di bawahnya. Regedit.exe hanya menampilkan satu window saja. Sementara itu, registry dalam regedt32.exe ditampilkan seperti halnya Program Manager, dengan setiap sub-tree ditampilkan dalam setiap window-nya masing-masing, sehingga sebuah window hanya mengandung sub-tree saja.
• Regedit.exe merepresentasikan komponen sebuah value (nama, jenis dan datanya) sebagai tiga kolom yang terpisah dari sebuah tabel. Sementara, regedt32.exe akan merepresentasikan komponen sebuah value sebagai daftar string.
• Regedit.exe mendukung klik-kanan terhadap sebuah entri dalam struktur tampilan pohon untuk mengatur propertinya dan beberapa pengaturan lainnya. Sementara, regedt32.exe mengharuskan semuanya dilakukan dari menu utama aplikasi.
• Karena regedit.exe adalah program bawaan Windows 95, program tersebut tidak dapat menyunting izin akses (karena memang izin akses tidak terdapat dalam Windows 9x dan hanya terdapat di dalam keluarga sistem operasi Windows NT). Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk mengakses registry dalam Windows NT secara penuh adalah dengan menggunakan program regedt32.exe.
• Regedit.exe hanya mendukung beberapa jenis data saja (REG_SZ, REG_DWORD/REG_DWORD_LITTLE_ENDIAN, dan REG_BINARY). Sementara itu, Regedt32.exe mendukung banyak jenis data, yakni REG_SZ, REG_DWORD, REG_MULTI_SZ, REG_EXPAND_SZ, dan REG_RESOURCE_LIST. Menyunting jenis data yang tidak didukung dengan Regedit.exe dalam Windows NT 4.0 dan Windows 2000 akan menyebabkan konversi data ke jenis data yang didukung oleh aplikasi tersebut dan tidak dapat dikembalikan ke jenis data sebelumnya.
Hal tersebut terus diberlakukan dalam Windows 2000. Dan, pada Windows XP dan Windows Server 2003, kemampuan kedua program tersebut digabungkan ke dalam satu program saja, regedit.exe. Regedt32.exe juga masih ada, tapi hanya berupa symbolic link saja. Jika menjalankan regedt32.exe dalam kedua sistem operasi tersebut, hal tersebut sama saja dengan menjalankan regedit.exe. Windows Vista pun demikian.
Program editor registry bawaan Windows, baik itu menggunakan regedit.exe maupun regedt32.exe mampu melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas dengan ekstensi .REG atau .KEY. Hasil pengeksporan tersebut sama saja dengan berkas teks untuk konfigurasi biasa, yakni .INI. Path registry lengkap disusun sebagai header, sementara itu, entri registry dan nilainya disusun di bawahnya. Selain tentunya dapat melakukan pengeksporan registry ke dalam sebuah berkas teks, program itu juga dapat melakukan pengimporan.

Read More..

Rabu, 21 Oktober 2009

Tips memilih linux dan kelebihannya


Linux semakin banyak digunakan baik secara perorangan maupun oleh instansi-instansi. Perbedaan utama Linux dengan sistem operasi yang lain terletak pada kernel -kernel merupakan semacam perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi- dan komponen-komponennya yang bebas terbuka. Salah satu faktor yang mempersulit

penetrasi Sistem operasi linux ialah keraguan para pengguna komputer unutk melepaskan sistem operasi yang sudah ada. Berikut ini Tips cermat kupas tuntas mempertimbangkan memilih sistem operasi linux:
A. Kelebihan
1. Merupakan sistem operasi bebas dan terbuka sehingga tidak ada biaya lisensi.
2. Mudah digunakan bahkan hampir semudah menggunakan windows, karena Linux sudah menyediakan Graphical User Interface (GUI) yang bagus, tidak melulu menggunakan text command sebagaimana generasi Linux awal.
3. Keamanan yang lebih ungguk daripada Windows. Dapat dikatakan , hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, amir tidak terjadi pada linux.
4. Relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX dikenal stabil berjalan tanpa henti. Mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibility). Perangkat keras (hardware) yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas linux.
B. KEKURANGAN
1. Banyak pengguna yang masih belum terbiasa denga Linux dan masih Windows minded.
2. Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, Anda dapat melihatnya di linux-drivers.org atau LinuxHardware.org.
3. Proses instalasi software/aplikasi yang tidak semudah windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke Internet atau bila mempunyai CD.DVD repositornya. Bila tidak, maka Anda harus men-dowload satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
4. Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti linux), maka mau tidak mau harus memepelajari lebih detil karakteristik sistem operasi ini lebih dulu, tidak hanya dari buku, namun juga dari internet atau dari forum komunitas linux.

Read More..

Merubah Time AM dan PM Melalui Regedit


Bagaimana Merubah Time AM dan PM Pada Windows.
Langsung saja kita ulas lebih dalam klik Start pada Komputer kawan Start-Run atau cara cepatnya tekan Start+Run maka akan muncul kotak dialog.

setelah itu Ketik REGEDIT setelah di ketik klik Enter akan muncul kotak dialog lagi.

Cari Folder HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International setelah itu Klik s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI. klik s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

Ubah pada kotak sebelah kanan lihat file s1159 ubah teks AM dengan PAGI dan file s2359 ubah teks PM dengan SORE. Setelah semuanya di setting atau di rubah restart computer

Read More..

Mengatasi Apabila REGEDIT Rusak


Langkah awal apabila regedit kawan rusak Jangan menelpon Microsoft Technical Support, karena kemungkinan besar mereka tidak akan memberikan pertolongan seprti itu. Tugas Microsoft bukan hanya melayani Regedit saja. Tapi ada kabar baiknya nih

apabila kawan operating Windows 95, 98 dan NT mempunyai mekanisme backup registry yang sederhana dan selalu membuat backup terlebih dahulu.
Dalam direktori Windows, ada beberapa file - file yang tersembunyi, empat diantaranya yaitu SYSTEM.DAT, USER.DAT, dan backupnya SYSTEM.DA0 dan USER.DA0. Windows 9x mempunyai feature yang bagus dimana setiap kali berhasil start dengan baik, ia akan mengkopy registry ke file - file backup ini. sehingga apabila terjadi kesalahan kita dapat merestore registry. Berikut ini adalah cara untuk merestore registry Windows :
• Klik tombol Start, dan klik Shut Down.
• Pilih “Restart In MS-DOS Mode”, Klik tombol OK.
• Ganti ke direktori Windows, ketik cd C:\Windows.
• Ketik perintah - perintah berikut dan tekan ENTER setiap satu perintah.
attrib -h -r -s system.dat
attrib -h -r -s system.da0
copy system.da0 system.dat
attrib -h -r -s user.dat
attrib -h -r -s user.da0
copy user.da0 user.dat
• Restart komputer.
Langkah - langkah diatas akan memperbaiki registry kita ke kondisi terakhir kali komputer kita berjalan normal

Read More..

Struktur Pada System REGEDIT


System regedit mempunyai system struktur hirarki pasti akan rumit apabila kita melihat struktur pada regedit karena semua system saling berkaitan dan berhubungan. Struktur regedit sangat mirip seperti struktur pada

direktori harddisk dan system direktori pada regedit juga berupa explorer ini bertujuaan agar para user dapat mengoperasikannya dengan mudah.
Setiap cabang paling atas atau utama dinyatakan dengan icon folder dalam Registry Editor atau disebut Hive. Setiap Hive berisi Key di dalam terdapat SubKey dan juga Value. Value ini lah yang berisi informasi - informasi yang disimpan dalam Registry. Ada tiga macam tipe value yaitu String, Binary dan DWORD yang kegunaannya tergantung keperluan. Ada enam cabang utama yang setiap cabangnya berisi informasi yang spesifik yang disimpan dalam Registry :
• HKEY_CLASSES_ROOT : Cabang ini berisi semua tipe - tipe file, informasi OLE dan shortcut data.
• HKEY_CURRENT_USER : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_USERS yang bersesuaian saat user login ke PC. Informasi yang ada hanya digunakan oleh user yang sesuai.
• HKEY_LOCAL_MACHINE : Cabang ini berisi semua informasi komputer mengenai tipe hardware, software, dan preferences yang lain. Semua informasi ini digunakan oleh seluruh user yang log on ke komputer.
• HKEY_USERS : cabang ini berisi preferences individu untuk setiap user komputer, setiap user diwakili dengan sub-key SID yang terletak di bawah cabang utama.
• HKEY_CURRENT_CONFIG : Cabang ini merupakan link ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE yang sesuai dengan konfigurasi hardware yang sedang digunakan.
• HKEY_DYN_DATA : Cabang ini mengarah ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE, untuk penggunaan fungsi Plug-&-Play Windows, bagian ini bersifat dinamis dan akan berubah bila ada perangkat yang ditambah atau dilepas dari system.

Read More..

Mengedit System REGEDIT

Ada beberapa cara untuk mengedit regedit di antaranya yang paling gampang saja klik START kemudian pilih RUN setelah muncul kotak dialog masukan

atau ketik “regedit” Klik OK laluu akan muncul kotak dialog yang dimana kotak dialog tersebut berupa regedit dari system komputer dan akan nampak bahwa pada sebelah kiri adalah kumpulan folder – folder dan pada sebelah kanan adalah isi (value) dari folder yang terpilih.
Tanda [+] berfungsi untuk meng-expand suatu folder pada bagian kiri dari folder, atau dengan mengklik ganda pada folder tsb. Dan untuk menampilkan suatu key pada folder klik key tertentu dan lihat nilainya (value) pada bagian kanan, kita juga bisa merudah dan menghapus key tersebut dengan cara klik kanan pada mouse lalu pilih perintah apa yang mau teman lakukan.Sebelum kita membuat perubahan pada registry, dianjurkan untuk mem-backup registry terlebih dahulu agar tidak terjadi kesalahan system.
Perusahaan Microsoft mengikutsertakan sebuah utility pada CD-ROM Windows 95 yang memungkinkan kita membuat backup Registry komputer. Program Microsoft Configuration Backup yaitu CFGBACK.EXE program ini dapat ditemukan pada direktori \Other\Misc\Cfgback di CD-ROM Windows 95. Dengan fasilitas utility ini kita dapat membuat sampai sembilan backup registry yang berbeda, yang akan disimpan di direktori Windows dengan ekstensi RBK. Jika sistem di set untuk multi user, program CFGBACK.EXE tidak dapat membackup file USER.DAT. Setelah mem-backup Registry, kita dapat mengkopi file RBK ke floppy disk. Dan untuk me-restore-nya file RBK harus ada di direktori \Windows. Windows 95 menyimpan file - file backup dalam bentuk terkompres, dan untuk me-restore-nya hanya dapat menggunakan utility CFGBACK.EXE

Read More..

Keuntungan dari konsep Registry

Dibandingkan menggunakan banyak berkas konfigurasi .INI seperti yang dilakukan di dalam Windows 16-bit menjadi sebuah tempat tersentralisasi, registry menawarkan beberapa keuntungan, yakni sebagai berikut:

1. Registry memisahkan konfigurasi mesin dari konfigurasi pengguna. Ketika seorang pengguna masuk log ke dalam sebuah komputer berbasis Windows NT/2000/XP/Server 2003, pengaturan registry yang dimiliki oleh pengguna yang bersangkutan akan dimuat secara terpisah dari konfigurasi sistem operasi yang utama. Hal ini mengizinkan program-program untuk lebih mudah dikonfigurasi untuk setiap orang pengguna (setiap pengguna berhak memiliki preferensi masing-masing), mengingat mereka hanya bekerja di dalam anak pohon "Current User" saja. Sementara itu, jika dibandingkan dengan konfigurasi yang lama, berkas .INI cenderung untuk menulis konfigurasi dan pengaturan setiap program oleh setiap pengguna di dalam satu tempat saja, yakni berkas INI yang bersangkutan.

2. Group Policy mengizinkan administrator Windows untuk mengatur program secara terpusat.

3. Karena registry diakses dengan menggunakan API yang khusus, maka registry juga dapat diakses dengan menggunakan skrip, bahasa pemrograman, atau query Windows Management Instrumentation (WMI). Setiap skrip tidak harus dikustomisasi secara unik untuk konfigurasi sebuah aplikasi, yang kadang memiliki format yang berbeda-beda.

4. Registry juga dapat diakses sebagai sebuah kesatuan melalui koneksi jaringan komputer dalam rangka melakukan manajemen komputer dari jarak jauh, yakni dengan menggunakan skrip yang berisi API standar untuk mengakses registry.

5. Dapat di-backup secara lebih mudah, karena memang hanya terdapat beberapa jenis berkas saja.

Read More..

Regedit, what is that?

Mungkin anda termasuk orang yang malu dalam bertanya sesuatu tentang istilah komputer, mungkin akan asing dan bertanya-tanya tentang istilah Regedit. Dalam beberapa tips dan trik yang ada pada uraian artikel blog ini, anda mungkin sering menjumpai istilah ini sehingga perlu bagi anda untuk mengetahui arti dari Regedit itu sendiri.
Regedit (Registry Editor) adalah sekumpulan program...

basis data (database) yang berisikan semua informasi dan pengaturan komputer, baik hardware maupun software. Anda bisa melihat pusatnya pengaturan Windows dari sini. Perlu diketahui, banyak pembuat program jahat (virus, trojan hourse, worm, spyware, backdoor dan sebagainya) memanfa'atkan celah yang ada pada registry ini untuk merusak sistem Windows.
Registry Editor sering disingkat dengan istilah Registry atau Regedit. Sangat dianjurkan kepada anda untuk membackup registry editor / membuat cadangan registry editor sehingga jika suatu saat anda mengalami masalah pada sistem maka bisa dikembalikan ke pengaturan semula saat anda membuat backup tadi. Jika anda baru selesai menginstal ulang Windows, itu merupakan waktu yang tepat untuk membuat Backup Registry.
Anda yang belum begitu mahir dan menguasai terhadap berbagai pengaturan registry, jangan sekali-sekali merubah semua pengaturan dengan 'sesuka anda' tanpa disertai penjelasan yang pasti, karena jika anda salah mensetting registry maka akan menyebabkan pengaruh yang fatal pada sistem Windows, seperti Windows tidak mau booting, ada fasilitas yang hilang dan sebagainya.

Read More..

Mempercepat Windows XP


Apakah anda mempunyai masalah dengan windows xp anda? Saya punya sebuah solusi apabila windows xp anda lambat.
1. Anda bisa mempercepat akses Windows XP anda dengan mematikan semua fitur grafik dan efek di WinXP. Caranya....

*anda klik kanan di My Computer, terus pilih My properties, setelah itu tekan tombol Performance Setting, matikan semua fitur yang anda rasa tidak perlu atau anda bisa memilih adjust for better performance.
2. Kalau untuk browsing dan memori anda pas-pasan (256 MB-512 MB), anda bisa memilih Mozilla FireFox. Untuk membuka 25 situs dalam 1 windows memakai tab, FireFox cuma butuh memori 55 MB, kalau Internet Explorer hampir 2-3 kali lipat memakai memori lebih besar.
3. Selain itu untuk mempercepat akses kedua Windows di atas dan menjaga kestabilan serta gangguan sistem keamanan akibat trojan, virus, maupun spyware, anda bisa memakai program speed up yang ada di sini
4. Matikan semua startup anda yang tidak perlu di windows, caranya pilih "run" di "start" menu terus ketik "msconfig" terus pilih "startup" di pojok kanan, lalu matikan semua startup yang anda anggap tidak berguna.

Terima kasih..

Read More..

Mempercepat dan update Win98SE


Banyak teman saya bertanya' "Mas, gimana ya cara mempercepat dan mengupgrade windows 98?". Sekarang saya menemukan jawabannya. Mari kita lakukan!

1. Anda bisa download service pack 2.1a buat win98SE di sini.
2. Service pack ini berisi semua update yang pernah dikeluarkan oleh Microsoft.
3. Untuk browsing, anda bisa memilih Mozilla FireFox, karena FireFox sangat hemat di dalam penggunaan sistem resouce dan memori anda.
4. Win98 sangat jelek dalam hal pengaturan system resource, karena kalau kita membuka beberapa aplikasi dan kemudian kita menutupnya, system resource win98 tidak kembali secara utuh ke normal lagi, tidak seperti WinXP yang 99% kembali ke normal.

Read More..

Mempercepat Linux


Anda ingin membuat system operasi LINUX anda lebih cepat? Silahkan ikuti step-step berikut:
1. Masuk ke mode teks, bisa menggunakan menu Open Terminal atau Run Command kemudian .....

jalankan perintah konsole (KDE)
2. Setelah itu gunakan akses root dengan jalan mengetikkan perintah “su”, masukkan password “root”.
3. Kemudian edit file

“/etc/sysctl.conf”, dan ubah beberapa nilai konfigurasi agar seperti dibawah ini (letakkan dibawah nilai “kernel.sysrq=1″:
vm.swappiness=1
vm.vfs_cache_pressure=50
4. Kemudian simpan, dan reboot linuxnya untuk mengetahui efeknya.

Read More..

membuka open office menjadi lebih cepat


Sering kali ketika kita membuka open office, loadingnya sangat lama sampai-sampai kita bosan menunggunya. Ikuti langkah berikut ini:
1. Jalankan Open Office
2. klik menu Tools>Options

Kemudian klik menu Memory di sebelah kiri, ubah nilai setingan seperti dibawah ini
-Number Of Steps: 30
-Use for Open Office: 128
-Memory per Object: 20
-Number of Objects: 20
Kemudian klik pada bagian Java di menu sebelah kiri, kemudian hilangkan tanda cek pada “Use a Java Runtime Enviroment” trus klik Ok. Jalankankan ulang Open Office, cepat kan ?

Read More..
Copyright Tips dan Trick Komputer